Transparansi penuh seluruh dana kebaikan yang masuk dan disalurkan.
Belum ada data donasi masuk.
LOMBOK TIMUR – Pendidikan agama dan kesempatan menghafal Al-Qur'an kini semakin terbuka lebar bagi seluruh kalangan. Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfizul Qur'an wal Hadis NW Teko, yang berlokasi di Pringgabaya, Nusa Tenggara Barat, resmi membuka pendaftaran santri baru dengan program mondok gratis 100% yang dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Program beasiswa penuh ini merupakan bentuk kepedulian nyata dan dedikasi Ponpes Tahfizul Qur'an wal Hadis NW Teko agar keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi generasi muda untuk menuntut ilmu agama.
Melalui program ini, pihak pesantren membebaskan seluruh biaya pendidikan dan biaya hidup selama santri menempuh pendidikan. Para santri yang mendaftar pada program ini akan mendapatkan fasilitas yang sangat komprehensif tanpa dipungut biaya sepeser pun, yang meliputi:
Penyediaan Seragam: Seragam sekolah dan pakaian ibadah santri diberikan secara cuma-cuma.
Konsumsi Terjamin: Kebutuhan makan dan minum sehari-hari ditanggung sepenuhnya oleh pihak pondok.
Fasilitas Asrama Penuh: Santri mendapatkan hak penggunaan seluruh fasilitas pondok, mulai dari tempat tidur, lemari, hingga sarana prasarana belajar mengaji yang nyaman.
Layanan Penjemputan Langsung dari Rumah
Langkah luar biasa juga diambil oleh pengurus Ponpes Tahfizul Qur'an wal Hadis NW Teko guna memastikan para calon santri benar-benar tidak terbebani biaya apapun. Bagi calon santri du'afa yang terkendala biaya transportasi untuk berangkat ke pondok, pihak pesantren menyediakan layanan penjemputan. Calon santri akan dijemput langsung dari rumah masing-masing menuju lokasi pesantren.
"Kami ingin memastikan bahwa anak-anak yang memiliki semangat tinggi untuk menghafal kalam Ilahi dan mempelajari hadis tidak perlu pusing memikirkan biaya apapun. Jangankan untuk makan dan seragam, masalah transportasi pun akan kami selesaikan dengan menjemput mereka langsung ke rumah," ungkap perwakilan pengurus pesantren.
Program mulia ini diharapkan dapat mencetak generasi Qur'ani yang berakhlak mulia, berwawasan luas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di masa depan.
Bagi masyarakat luas yang mengetahui adanya anak-anak yatim maupun kaum du'afa yang memiliki keinginan kuat untuk mondok dan menghafal Al-Qur'an, diimbau untuk segera menyampaikan kabar gembira ini. Mari bersama-sama kita bantu wujudkan mimpi mereka menjadi generasi penjaga Al-Qur'an!
LOMBOK TIMUR – Pendidikan agama dan kesempatan menghafal Al-Qur'an kini semakin terbuka lebar bagi seluruh kalangan. Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfizul Qur'an wal Hadis NW Teko, yang berlokasi di Pringgabaya, Nusa Tenggara Barat, resmi membuka pendaftaran santri baru dengan program mondok gratis 100% yang dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Program beasiswa penuh ini merupakan bentuk kepedulian nyata dan dedikasi Ponpes Tahfizul Qur'an wal Hadis NW Teko agar keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi generasi muda untuk menuntut ilmu agama.
Melalui program ini, pihak pesantren membebaskan seluruh biaya pendidikan dan biaya hidup selama santri menempuh pendidikan. Para santri yang mendaftar pada program ini akan mendapatkan fasilitas yang sangat komprehensif tanpa dipungut biaya sepeser pun, yang meliputi:
Penyediaan Seragam: Seragam sekolah dan pakaian ibadah santri diberikan secara cuma-cuma.
Konsumsi Terjamin: Kebutuhan makan dan minum sehari-hari ditanggung sepenuhnya oleh pihak pondok.
Fasilitas Asrama Penuh: Santri mendapatkan hak penggunaan seluruh fasilitas pondok, mulai dari tempat tidur, lemari, hingga sarana prasarana belajar mengaji yang nyaman.
Layanan Penjemputan Langsung dari Rumah
Langkah luar biasa juga diambil oleh pengurus Ponpes Tahfizul Qur'an wal Hadis NW Teko guna memastikan para calon santri benar-benar tidak terbebani biaya apapun. Bagi calon santri du'afa yang terkendala biaya transportasi untuk berangkat ke pondok, pihak pesantren menyediakan layanan penjemputan. Calon santri akan dijemput langsung dari rumah masing-masing menuju lokasi pesantren.
"Kami ingin memastikan bahwa anak-anak yang memiliki semangat tinggi untuk menghafal kalam Ilahi dan mempelajari hadis tidak perlu pusing memikirkan biaya apapun. Jangankan untuk makan dan seragam, masalah transportasi pun akan kami selesaikan dengan menjemput mereka langsung ke rumah," ungkap perwakilan pengurus pesantren.
Program mulia ini diharapkan dapat mencetak generasi Qur'ani yang berakhlak mulia, berwawasan luas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di masa depan.
Bagi masyarakat luas yang mengetahui adanya anak-anak yatim maupun kaum du'afa yang memiliki keinginan kuat untuk mondok dan menghafal Al-Qur'an, diimbau untuk segera menyampaikan kabar gembira ini. Mari bersama-sama kita bantu wujudkan mimpi mereka menjadi generasi penjaga Al-Qur'an!